Wednesday, 20 August 2014 - Buka jam 08.00 s/d jam 23.00 , buka setiap hari
Home » blog » Persiapan Sebelum Melakukan Kegiatan Camping
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Persiapan Sebelum Melakukan Kegiatan Camping

9 January , 2013 , Category : blog

Persiapan Sebelum Camping.

 

Seperti yang dinyatakan dalam data harian Kompas, tercatat dari 50 orang yang pernah tertimpa musibah waktu camping di gunung Semeru, Jawa Tengah, 24 orang dinyatakan tewas, dua orang hilang, 10 orang luka-luka, dan empat orang selamat. Dari 4000 orang yang berusaha mendaki puncak Everest sebagai puncak gunung tertinggi di dunia, hanya 400 orang yang berhasil mencapai puncak dan sekitar 100 orang meninggal. Rata-rata kecelakaan yang terjadi pada pendakian dibawah 8000 m telah tercatat sebanyak 25% pada setiap periode pendakian gunung. Zuckerma menyatakan bahwa para pendaki gunung memiliki kecenderungan sensation seeking [pemburuan sensasi] tinggi. Mereka menganggap dan menerima risiko sebagai nilai atau harga dari sesuatu yang didapatkan dari sensasi atau pengalaman dan membentuk self-esteem [kebanggaan /kepercayaan diri].

Namun bahaya itu dapat jauh dikurangi dengan persiapan Camping yang matang , antara lain:
1.Pastikan kondisi badan sehat dan kuat. Berolahragalah seperti berenang atau lari secara rutin    sebelum Camping

2.Bawalah outdoor gear yang sesuai. Misalnya Jaket Sweater, Jaket Gunung , Jas Hujan , lampu senter, Sleeping Bag, tas gunung,sepatu gunung, sepatu boot (jangan bersendal), senter dan baterai secukupnya, tenda, kantung tidur, matras. pisahkan pakaian untuk Camping yang selalu harus kering dengan baju perjalanan,

Sepatu Gunung TAMPOMAS 012

Sepatu Gunung TAMPOMAS 012

3.Hitunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik. Berapa banyak harus membawa beras, bahan bakar, lauk pauk, dan piring serta gelas. Bawalah wadah air yang harus selalu terisi sepanjang perjalanan.
4.Bawalah peralatan medis, seperti perban, obat merah, dan obat-obat khusus bagi penderita penyakit tertentu..
5.Membawa alat navigasi seperti  peta, altimeter [Alat pengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan laut], atau kompas. Makanya, seorang pendaki harus paham bagaimana membaca peta dan melakukan orientasi. Jangan sekali-sekali Camping bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman mendaki dan berpengetahuan mendalam tentang navigasi..
6.Jangan malu untuk belajar dan berdiskusi dengan komunitas pendaki gunung yang kini telah tersebar di sekolah menengah atau universitas-universitas.
Ukurlah kemampuan diri. Bila tidak sanggup meneruskan perjalanan, jangan ragu untuk kembali pulang